Minggu, 10 Juli 2011

Avril tak Cuma Menyanyi

E-mail Cetak PDF
                              J AKARTA–Dengan baju hitam yang dipadu legging dan sepatu boot       warna senada, Avril Lavigne terlihat feminin dan dewasa saat menyapa penggemarnya       diKartini Expo, Jakarta, tadi malam (11/5). Jauh berbeda dibandingkan saat menghelat konser pertamanya enam tahun silam di Tennis Indoor, Kompleks Gelora Bung Karno.
Ketika itu, penyanyi asal Ontario, Kanada, tersebut masih sangat urakan dan asal-asalan dalam berpakaian. Mungkin usia turut mematangkannya.

Tapi, apa pun outfit yang dikenakan, satu hal yang tak berubah dari mantan istri vokalis band punk Sum 41 Deryck Whibley itu: energi.
 
Selama konser bertajuk Black Star Tour 2011 yang berlangsung dua jam di hadapan sekitar empat ribu penggemar tersebut, penyanyi kelahiran

27 September 1984 itu tak hanya menghentak panggung dengan karakter vokalnya yang khas. Tapi, juga mempertontonkan kepiawaiannya memainkan gitar dan piano. Sebuah ketrampilan yang jarang dimiliki seorang solois perempuan. “Saya tidak menyangka bi sa kembali ke Jakarta. Sangat me nyenangkan kembali bersama ka lian,” kata The Pop-Punk Princess itu, yang langsung disambut teri akan histeris fans-nya yang didominasi remaja cewek itu.

Pada perhelatan yang dilangsungkan untuk mempromosikan al bum keempatnya bertitel “Goodbye Lullaby” itu, Avril yang mulai tampil pada pukul 20:30  tersebut tidak langsung menggebrak dengan lagu bertempo cepat sebagaimana musiknya dikarakterkan selama ini. Dia justru memilih Black Star dari album terakhirnya yang berirama manis sebagai pembuka.

Avril juga mengangkat senter menyerupai tongkat para peri berbentuk bintang. Dia lantas melanjutkan penampilan dengan melantunkan lagu andalan dari album terbarunya yang berjudul What The Hell. “Ayo bernyanyi bersama. Ini adalah lagu dari album terbaru saya yang rilis Maret lalu,” ujarnya.

Berikutnya, dia mengembalikan memori para fans-nya dengan membawakan lagu Sk8er Boi yang menghentak. Lagu itu diambil dari album pertamanya, Let Go. Lagu inilah yang melejitkan nama Avril di pentas musik dunia. Lagu tersebut pun langsung disambut para penggemar dengan teriakan dan loncatan.

Tak hanya materi album pertama dan keempat yang ditampilkannya di atas panggung. Dari total delapan belas lagu yang dinyanyikannya, Avril juga menyisipkan sejumlah lagu dari album keduanya (Under My Skin) dan album ketiga (The Best Damn Thing). Konser di Indonesia berada di urutan keenam dalam rangkaian konser Black Tour di Asia. Sebelum tampil di Jakarta, dia lebih dulu menghibur penggemar di Singapura (9/5). Berikutnya dia akan tampil di Taipei

Cokelat, Semarakkan Wisuda Al-Nur

CILODONG–Spektakuler. Itulah gambaran saat 1.151 wisudawan Perguruan Al-Nur berjingkrak bersama kala menyaksikan penampilan band papan atas Indonesia, Cokelat. Suasana tersebut tampak dalam acara wisuda Perguruan Al-Nur di Gelanggang Olahraga (GOR) Divisi Infanteri I Kostrad, Cilodong, Kabupaten Bogor, kemarin.
Mereka antusias menyaksikan penampilan band kesayangannya secara langsung. Cokelat tampil memukau dengan membawakan sembilan lagu andalan. Di antaranya, Jauh, Karma, Segitiga, Bendera dan Galau.

Seluruh wisudawan yang terdiri atas SMK Insan Kreatif 298 siswa, SMK Motivasi Insani 246 siswa, SMA Al-Nur 148 siswa dan SMP Al-Nur 459 siswa itu berada pada satu naungan, yakni Yayasan Al-Nur.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Al-Nur, yang juga ketua panitia wisuda, Sumpena, mengatakan, pemilihan bintang tamu Cokelat merupakan rekomendasi para siswa.

“Mereka inginnya Cokelat. Kita hanya memfasilitasi,” katanya kepada Radar Bogor. Acara pun digelar di GOR Cilodong, karena tempat tersebut cukup representatif untukmenggelar ajang wisuda dengan jumlah peserta dan undangan yang banyak.

Selain dimeriahkan penampilan Cokelat, acara diwarnai dengan pengundian doorprize umrah bagi guru yang sudah lebih dari 15 tahun mengabdi di Al-Nur.

Pemberangkatan umrah bagi guru pernah sekali dilakukan. Kali ini, Sabar Santosa, guru IPA di Perguruan Al-Nur, beruntung mendapatkan tiket umrah dan akan diberangkatkan pada Maret 2012.Sementara itu, Pembina Yayasan Al-Nur, Ida Farida mengaku bangga atas prestasi para siswanya, baik di SMA maupun SMK, yang lulus UN seratus persen. “Untuk yang SMP, kami pun optimis bisa lulus semua.

The Titans & Drive Akhirnya Berdamai

E-mail Cetak PDF
            Jakarta - Belum lama ini hubungan band The Titans dan Drive sempat panas gara-gara Drive terlalu sering meminjam Rizky, sang vokalis The Titans. Kini hubungan kedua band itu pun mulai membaik.
Hal itu diungkapkan oleh Andhika saat ditemui usai tampil di acara 'DahSyat' di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (30/6/2011). Andhika mengungkapkan, manajemen Drive sudah meminta maaf kepada pihaknya.

"Manajemen Drive sudah minta maaf ke manajemen The Titans soalnya nggak minta izin dulu ke manajemen, ya udah nggak ada apa-apa lagi," ujarnya.

Andhika mengaku band-nya kini sudah kembali beraktivitas seperti biasanya. Saat ini, mereka tengah sibuk mempromosikan single terbaru The Titans.

"Sekarang masih promoin single pertama dari album keempat, masih manggung-manggung juga," jelas mantan personel Peter Pan itu.

Ia membantah masalahnya dengan Drive sengaja dibuat-buat untuk mendongkrak kepopuleran The Titans. Menurutnya, The Titans tak butuh promosi lewat gosip.

Ketua MK Mahfud MD Main Ludruk

Jakarta Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, yang komentar-komentarnya mengenai masalah bangsa selalu ditunggu, akan menjadi bintang tamu dalam musikal ludruk 'Kartolo Mbalelo'. Mahfud akan bermain ludruk bersama bintang tamu lainnya dari kalangan politisi, yakni Sekjen PDIP dan Wakil Ketua DPR Pramono Anung.
Disutradarai oleh Sujiwo Tejo, 'Kartolo Mbalelo' dipromosikan sebagai "tontonan wajib bagi yang kangen ludruk". Pertunjukan ini menampilkan seniman ludruk Cak Kartolo dan kawan-kawannya.

Selain itu, Sujiwo Tejo juga menggandeng grup Loedroek ITB, Cak Lontong, Nurbuat, Rohana, Acapela Madura, hingga penyair Madura Zawawi Imron, dan pedangdut fenomenal Inul Daratista.

Kartolo Mbalelo mengangkat nilai penting yang telah hilang dari republik ini, kejujuran. "Sebagaimana lakon ludruk umumnya, Kartolo Mbalelo bercerita keadaan sosial-politik saat ini. Mbalelo berarti membangkang," jelas Sujiwo Tejo.

'Kartolo Mbalelo' digelar di Graha Bhakti Budaya, TIM, Jumat dan Sabtu (1-2/7/2011) pukul 20.00 WIB, dengan pementasan ekstra pada Sabtu (2/7/2011 ) pukul 14.00 WIB. Tiket dibagi dalam tiga kelas dengan harga masing-masing Rp 200.000, Rp 100.000 dan Rp. 75.

d’ Masive - Cinta ini membunuhku (Alb. Perubahan )



Band yang terdiri dari Rian (vokalis), Kiki (gitar), Rama (gitar), Ray (bas) dan Why (drum) memberikan warna musik pop rock yang segar dan lumayan “tidak biasa” dalam debut album mereka ini. Materi-materi menarik serta apik yang terkonsep dalam track “Cinta Ini Membunuhku”, “Diam Tanpa Kata” dan “Merindukanmu” (nomer yang paling potensial untuk dijadikan patron karakter band ini) mengalir secara dinamis dengan pola aransemen terpola. Di mana mereka mampu menghadirkan nuansa romantis yang gelap, explicit dengan sentuhan notasi kekinian yang bisa dibilang memuaskan. Lirik gloomy yang coba ditebarkan Rian cukup membuat kita tersentuh untuk berlama-lama menikmati keseluruhan materi yang terdapat dalam album ini. Noey dan Capung yang bertindak sebagai produser berhasil memoles band jebolan “A Mild Live Wanted 2007” ini menjadi sebuah band yang patut diperhitungkan di kemudian hari. Mungkin D’ Masiv perlu lebih menggali lagi karakter musik mereka untuk membedakan dengan band sejenis lain nya. Karena ada beberapa track yang masih terdengar repetitif seperti lagu “Cinta Sampai Disini”, “Sebelah Mata” dan “Dilema”. Selebihnya mereka memunyai kekuatan untuk bisa lebih banyak berbicara di perindustrian musik Indonesia.

d’Masiv- Cinta Ini Membunuhku
Intro: C Am F

C
kau membuat kuberantakan
Am
kau membuat ku tak karuan
Dm
kau membuat ku tak berdaya
G
kau menolakku acuhkan diriku

C
bagaimana caranya untuk
Am
meruntuhkan kerasnya hatimu
Dm
kusadari ku tak sempurna
G
ku tak seperti yang kau inginkan

Reff:
C CMaj7
kau hancurkan aku dengan sikapmu
Em A Dm
tak sadarkah kau telah menyakitiku
Em F Em Am
lelah hati ini meyakinkanmu
Dm G
cinta ini membunuhku

(interlude)
F G E/G# Am Em Dm Em F G

(ending)

A# Am C
0 komentar

Arsip Blog